Friday, March 13, 2015

Chandelier lyric, a song by Sia...

Bahkan sebelum memahami betul-betul, lagu ini melalui hentakan musiknya sudah menunjukkan kesedihan yang luar biasa. Penasaran dengan liriknya, dan ternyata benar, menggambarkan kesedihan yang luar biasa, dan hampir keputus-asaan. Meng-klik laman youtube untuk melihat video-nya, semakin menekankan kemasygulannya...



Yah, itu rupanya kenapa ketika mendengarnya pada saat merasa down, tak terasa air mata mengalir... rupanya begitulah, betapa musik - bahkan sebelum lirik - begitu mempengaruhi rasa pendengarnya.



Ini liriknya, tak perlu terjemah yaa, rasakan saja sebisanya...

 

Saturday, January 31, 2015

Posting 2014 - seharusnya.... "Hari ini, 10 tahun yang lalu…"

Naah, ini seharusnya juga yang di-upload 2014, namun terlupa hahaha...

Enjoy... 

[Sebuah flashback dari memori yang masih tertancap kuat kala itu]

26 Desember 2014

Hari ini, 10 tahun yang lalu, di RSNU Rogojampi Banyuwangi, dari semenjak pagi mataku tak beranjak dari layar TV yang tengah menyiarkan gempa dan tsunami yang meluluhlantakkan Bumi Nanggroe Aceh Darussalam. Hari-hari pertama bencana itu tak ada gambar yang disiarkan selain hanya peta NAD, reportase hanya berupa suara saja. Namun membayangkannya kala itu sudah membulatkan tekadku saat itu: Aku harus kesana! Maka saat itu pula aku berusaha mencari informasi dan kontak bagaimana caranya agar bisa berangkat ke Aceh. Saat itu aku benar-benar tidak mengetahui dunia per-INGO-an. Totally. Blind. Tidak tau siapa yang harus dikontak, hingga akhirnya entah bagaimana detailnya, akhirnya aku mendapat info dari teman-teman MER-C (Medical Emergency Rescue-Committee) bahwa aku bisa bergabung dengan mereka. Koordinasi hanya dilakukan via sms dan telpon. Pemberangkatan terdekat dari saat aku mendapatkan info adalah tanggal 1 Januari 2005. Maka saat itu aku kabarkan keluarga di Malang bahwa aku akan berangkat ke Aceh bersama dengan team MER-C.

1 post only on 2014, walah...

Gak nyadarin kalo taun 2014 kemaren cuman upload 1 tulisan, padahal lumayan sering nulis sih... Eeeh, setelah dilihat-lihat ternyata lebih banyak nulis buat anak hahaha...

My cute Baby Kay, 15 months


Sewaktu Baby masih dalam kandungan, selalu menulis buat dia, dan ketika lahir terjilidlah buku buat Baby episode dalam rahim. Dan sekarang ini sepanjang 2014 kemarin juga lebih banyak menulis buat Baby, "Mom's version of her first year" Xixixi...

Beberapa tulisan ter-upload di notes-nya fesbuk. Biasanya si upload simultan, namun nampaknya banyak hal yang harus dikejar 2014 yang lalu, so yaa sudahlah

Ok, 2015 harus dikejar dengan beberapa tulisan, yang semoga bermanfaat...

We'll see...

Sunday, March 30, 2014

Gusti, Ngapunten...

Meretas asa di kesunyian. 
Dalam diam. 
Senyap. 
Hanya detikan jam dinding yang terdengar. 

Erang kesakitan Papa dalam ketidaksadarannya. 
Desah nafas Kayyisa yang lelap dalam damai tidurnya. 
Mungkin kerjapan mata Mama yang tidak bisa tidur diujung sana. 
Geliat semangat Ayahnya Kayyisa di timur Indonesia. 
Sahaja hidup Kakek yang menyehatkannya. 

Dan aku disini, tertunduk, terpekur. 

Mencoba memetakan sejenak jalan panjang ke depan yang nampak berkabut karna bening di pelupuk.
Mencoba menelaah prognosa, jangankan semua, hidupku saja tak mampu.

Terlalu panjang dan bertubi rasanya semua. 

Aah yaa, mungkin ini saatnya.. Yen ora kuat disonggo, yo diseleh. 
Gusti, ngapunten! ... 

Malang, 31/3/2014 - 01.31




Sunday, July 14, 2013

Puasa dan Kehamilan

Puasa kali ini berbeda dengan puasa sebelumnya. Meskipun ini adalah kehamilan ke-3, tapi pada kehamilan yang pertama lalu saya tidak sampai melewati puasa (baby pertama cuma sampe 6 bulan and then lahir immature and passed awayL). Sedang hamil ke-2 saat ramadhan masih trimester pertama so pasti tidak puasa and then spontaneous complete abortionL. Jadi ini adalah pengalaman pertama Ramadhan saat “hamil tua” alias trimester ke-3.

Mestinya, menurut pemahaman teori medis saya, kalo baby sudah masuk trimester 3, maka ibu hamil cukup aman untuk puasa Ramadhan, as long as dia bisa menjaga keseimbangan intake nutrisinya dan cairannya dengan baik pada saat sahur dan berbuka. Kalo pada saat trimester pertama (1-3 bulan) rasanya rentan untuk berpuasa, karena janin sangat butuh intake nutrisi baik makro maupun mikronutrien untuk pembentukan organ. Berbeda dengan trimester ke-3 dimana semua organ –mestinya- sudah terbentuk dengan baik, tinggal fase perkembangannya saja.

Tapi kurang sreg rasanya kalo hanya berbekal pada minimnya pengetahuan saya saja. Well, dalam setiap kali mengajar maupun “membantah ortu” (hehehe..) kan selalu meminta evidence based-nya. makanya kali ini pun penasaran mengenai evidence based antara pregnancy and fasting, alias kehamilan dan berpuasa (ramadhan).

Tuesday, January 1, 2013

Menyalurkan Energi Negatif


Penyaluran energy negative tak harus pula berupa hal-hal negative. Kemarahan, kekesalan, kesedihan dan perasaan/emosi negative yang lainnya tak mesti harus dilarikan dengan merokok, memukul, memaki, minum-minuman keras atau hal-hal buruk lainnya. Energi negative bisa disalurkan dengan cara-cara yang positif. Salah satu yang saya lakukan hari ini rupanya cukup efektif juga. Memulai hari baru di tahun yang baru namun ternyata tak berjalan seindah yang diinginkan. Karena satu dan lain hal, kemarahan memuncak. Biasanya yang saya lakukan ketika BT, marah, sedih adalah menuangkan semuanya dengan menangis… yaa, memeluk bantal disudut tempat tidur dan menangis [yeaah, perempuan banget emang J].

Tuesday, October 23, 2012

Secuplik...


Kepahitan itu tak layak untuk dibagi. 
Kau tau sebabnya? 
Karna ia tidaklah akan menerbitkan bianglala di langit manapun. 
Kepahitan hanya akan mengundang hujan yang membuat khalayak berlarian mencari tempat berlindung dari kebasahanmu. 
Namun kepahitan yang kau telan dengan bijak akan menumbuhkan kekuatan yang luar biasa, sebagaimana pabila kau menelan kina untuk melawan malariamu, hingga kau mampu kembali bangkit menyongsong matahari!

[2012/10/23 Retha®]