Showing posts with label Love. Show all posts
Showing posts with label Love. Show all posts

Sunday, March 5, 2023

Kitab Suci penunjuk jalan ...

It's been a while tidak menulis di blog ini 

Last posting tahun 2017, itu berarti 6 tahun yang lalu ... betapa amazing time flies 

Many things happen in 6 years of course, dan semuanya tak mungkin tertuang begitu saja.. 

Anyway, pagi ini, di Senin yang gloomy, tetiba saja memaksa diri membuka kitab suci yang mungkin sedikit berdebu karna malasku. Teringat kata-kata seorang motivator muslim, dimana dia selalu bilang jika saat gundah mendera, buka sajalah Al-Qur'an-mu secara random, dan bacalah artinya... pasti ada jawaban didalamnya atas permasalahan hidupmu .. 

Dan kucoba pagi ini... 

Here's what I found.. 

halaman yang terbuka adalah QS Yunus, dan kubaca ayat 1-5 saja, lalu buka artinya di AlQ digital seperti ini :  

Sunday, May 7, 2017

Daddy-Daughter Bonding itu benar adanya…

Minggu sore itu, K berceloteh tentang ayahnya… “Ma, aku kemarin loh diantar sekolah sama Ayahku… Trus aku ke rumahnya Ayahku… Ayahku mancing Ma, dapat ikan buesaaaaar…” dan seterusnya dan seterusnya… Dan yang terjadi kemudian, karena Mamanya ini kebingungan harus merespon bagaimana, akhirnya mengontak Ayahnya, memintanya untuk menelpon K. Diluar dugaan, jawaban Ayahnya malah lebih dari yang diharapkan, beliau mengatakan besok akan datang ke rumah untuk menjenguk K… What a surprise 😍. Rupanya saat itu Ayah K sudah berada di Surabaya dan memang sudah berniat untuk datang ke Malang mengunjungi anaknya ini. Rasanya bahagiaaa sekali, karena setelah 3 tahun 8 bulan, akhirnya K akan bertemu kembali dengan Ayahnya. Rasanya tidak menyangka, genap satu bulan setelah tulisanku tentang pertanyaan-pertanyaan K waktu itu, Gusti Yang Maha Kuasa mengabulkan doa kami…

Senin sorenya, Ayah K benar-benar datang. Rasanya agak dheg-dheg-an juga, gimana reaksi K ketemu Ayahnya, apakah dia akan menolak? Nangis? Jerit-jeritkah? … ternyata, Gusti Maha Besar 😍 Ketika Ayahnya berdiri di depan pintu, K senyum malu-malu sambil melirik ke Ayahnya… Tidak ada ketakutan, tidak jejeritan, apatah lagi menangis… Wajahnya sumringah, tersipu-sipu… [dan walhasil Mamanya mbrebes mili 😜]. Memang sih, belum mau salim sama Ayahnya, tapi dia terus melihat Ayahnya dengan mata berbinar. Setelah Ayahnya bebersih badan dan sekedar minum kopi sebentar, kami bertiga berjalan kaki untuk membeli makan malam, daaaan K pun bergandengan tangan dengan Ayahnya … 😍 Hanya berselang 2 jam saja, K sudah mau dipangku Ayahnya, memanggil-manggil Ayahnya dan mengajak main Ayahnya sampe jam 12 malam 😝

Friday, March 24, 2017

Lepaskan dan Bebaskan Dirimu...

Proses melepaskan, bukan satu hal yang mudah. Buktinya? Masih banyak diluar sana, jiwa-jiwa yang gelisah, penuh amarah dan kesedihan, hingga mengganggu kemampuannya untuk menjalani hidup yang lebih bahagia. Eh, ndak usah jauh-jauh… look at me, hahaha…. J Beberapa hari terbelenggu oleh kesedihan dan kemarahan sudah cukup membuat tidak produktif dalam menghasilkan tulisan untuk proposal tesis atau membuat soal ujian untuk mahasiswa, duh! 

Therefore, meskipun sebelumnya telah mengikuti pelatihan SEFT (Spiritual Emotion Freedom Technique), rasanya masih ingin menguak cara sederhana lainnya yang bisa diaplikasikan, yang mungkin, bisa bermanfaat untuk orang lain juga.

Bukan secara kebetulan, menemukan sebuah artikel yang berjudul: “Let Go & Free Yourself: 21 Strategies” tulisan Joyce Marter, yang nampaknya cukup sederhana dan mudah untuk dilakukan. Trus? Apa semuanya, ke-21 langkahnya harus dilakukan? Yaa, enggak juga sih, kalo bisa semuanya yaa syukur, but at least, ambil saja beberapa diantaranya yang bisa dilakukan duluan, minimal bisa menurunkan tekanan dan kegelisahan jiwa cukuplah… Syukur-syukur kalo kemudian bisa membuat jiwa kita menjadi bersih kembali such an angel hahaha…. Enough! J

Thursday, March 23, 2017

Unrequited Love ... Untukmu

Meskipun baru sejenak, aku berusaha melepaskanmu… dan tetiba seperti jatuh dari langit, aku “menemukan” lagu ini: “Unrequited Love”. Sebuah lagu dari Yuna. Lirik yang sangat mewakili isi hatiku, persis seperti yang kurasakan untukmu. Mencoba menerjemahkannya secara bebas, dengan adaptasi khusus untukmu… yaa, untukmu, yang merasa…



Aku mencoba untuk melepaskan sesuatu, namun rasanya seperti berenang di lautan untuk waktu yang sangat lama. Dan kemudian aku merasa bahwa disinilah aku seharusnya, bermain dengan ombak dan hangatnya air laut, dan tubuhku bergerak seirama dengan samudra.